Rabu, 22 November 2017

Pembelajaran Bahasa Inggris berbantuan Komputer (Re-Tell Partly Cloudy)



                            

                           Partly Cloudy
                               (Re-Tell)


         So this is story about, the herons who work to deliver the babies of all living beings that exist in this world. Starting from human infants, cats, dogs, chickens, rabbits, etc. The cranes take babies from the clouds in which they are the creators of the babies. Then this story begins to highlight a gray cloud that is different from other clouds that are actually clean white. This gray cloud had a crane partner in charge of delivering a baby as well. The crane of his appearance is also different from other storks, this one stork looks looks chaotic. Finally, I know why this crane looks so messy. It turns out that the gray clouds produce babies from living things that are "dangerous". First shown the gray creates a baby crocodile with pointed teeth that instantly devour the head of the chaotic crane. Patiently and gently a gray cloud helps to remove the head of the crane from the baby crocodile of his creation and then wraps the crocodile to be escorted by the crane. The heroine went to deliver with fear and anxiety for carrying a baby predator earlier. The second baby was originally thought the heron was a white sheep baby that made him feel good that the baby was a famous mountain goat baby. Immediately the baby goat struck the poor heron's chest repeatedly. But patiently (or forced) the heron goes to deliver the baby goat to its owner. The third baby is a baby hedgehog whose thorns pierces the body of the poor stork here and there. The poor stork already looked depressed. All babies produced by gray clouds are quite dangerous. In contrast to the white clouds that produce cute babies. Poor storks glance at other crane friends who happily deliver ducks, cute cats, friendly dogs, etc.

      Then the gray cloud would make a shark baby instantly frighten the frightened heron away and then fly away from the gray cloud of the white clouds. The chaotic crane seemed unable to make friends with the gray clouds and apparently wanted to pair up with white clouds just because it produced friendly babies.The gray cloud looked disappointed and annoyed at feeling left out making it thunderous for lightning and rain. As the gray cloud burst his anger he saw the chaotic crane coming back toward him. This time the chaotic appearance of the chaos is different, it comes with wearing rugby gear, helmet and chest protector. Apparently the heron had gone to the white cloud to ask for the protective equipment. It's so happy that the gray clouds see his body apparently still willing to cooperate with him.A gray cloud hugged the crane with gratitude. The gray cloud again made the baby. The next baby, I originally thought was a baby catfish or catfish. It turns out the baby is an electric.... eel. Although equipped with protective equipment still tired chaos repeatedly stung by electricity. But he still went to deliver the baby with resignation and full of determination because of his loyalty to friends with a gray cloud.


Questions :

1. What is the story about?
2.Who are main charachters in the story?
3. Where the story happened?
4. Why do gray clouds look disappointed and upset?
5. Anything made by white clouds?
6. Anything made by Gray clouds?
7. What do the clouds create?
8. What messages do we get from this movie?
9. What is the stork function in this movie?
10. How the end of that story?



Selasa, 10 Oktober 2017

Analisa Bahasa Budaya - Softskill

ANALISA BAHASA BUDAYA – SOFTSKILL

INDONESIA

Lompat batu atau yang biasa disebut oleh orang Nias sebagai “fahombo batu” adalah pada mulanya dilakukan oleh seorang pemuda Nias untuk menunjukan bahwa pemuda yang bersangkutan sudah dianggap dewasa dan matang secara fisik. Lebih jauh dari itu bila sang pemuda mampu melompati batu yang disusun hingga mencapai ketinggian 2 m dengan ketebalan 40 cm dengan sempurna maka itu artinya sang pemuda kelak akan menjadi pemuda pembela kampungnya samu’i mbanua atau la’imba hor, jika ada konflik dengan warga desa lain.

Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan. Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi.

Meresek adalah kegiatan sebelum dilakukan pernikahan di budaya padang, biasanya meresek melakukan pertemuan pertama antar keluarga dimana pihak wanita yang mendatangi pihak pria dan meminang pihak pria dengan membawa barang-barang pinangan yang sudah disiapkan.

ENGLISH
          
           The stone jump or so-called by Nias people as "stone fahombo" was originally performed by a young Nias man to show that the youth concerned was considered mature and mature physically. Furthermore, if the young man is able to jump over a stone that is arranged to reach a height of 2 m with a thickness of 40 cm perfectly, then that means the young man will soon become the youth of his village defender Sami mbanua or limbo hour, if there is a conflict with the other villagers.

          
            Batik is a pictorial fabric that is specially made by writing or putting the night on the cloth, then processing is processed in a certain way that has a peculiarity. Batik Indonesia, as a whole of technology, technology, and related motive and cultural development, by UNESCO have been designated as Humanitarian Heritage for Oral and Nonbendawi Culture.

            Meresek is a pre-wedding activity in the culture of the Padang, usually receptive to the first encounter between the families where the women who come to the men and marry the men with carrying goods that have been prepared proposal.



SLT :
Lompat batu atau yang biasa disebut oleh orang Nias sebagai “fahombo batu” adalah pada mulanya dilakukan oleh seorang pemuda Nias untuk menunjukan bahwa pemuda yang bersangkutan sudah dianggap dewasa dan matang secara fisik

TLT:
The stone jump or so-called by Nias people as "stone fahombo" was originally performed by a young Nias man to show that the youth concerned was considered mature and mature physically.

SLT:
Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan.

TLT:
Batik is a pictorial fabric that is specially made by writing or putting the night on the cloth, then processing is processed in a certain way that has a peculiarity.
SLT:
Meresek adalah kegiatan sebelum dilakukan pernikahan di budaya padang, biasanya meresek melakukan pertemuan pertama antar keluarga dimana pihak wanita yang mendatangi pihak pria dan meminang pihak pria dengan membawa barang-barang pinangan yang sudah disiapkan.
TLT:
Meresek is a pre-wedding activity in the culture of the Padang, usually receptive to the first encounter between the families where the women who come to the men and marry the men with carrying goods that have been prepared proposal.
Analisa
Kata lompat batu setelah diterjemahkan menjadi The stone jump , menurut analisa saya kata ini telah diterjemahkan oleh google translate dengan menggunakan metode word for word ini bisa diterima.
Kata  Batik tidak diterjemahkan ke dalam bahasa inggris karena  Batik merupakan bahasa budaya yang hanya familiar di Indonesia, menurut analisa saya google translate menerjemahkan kata  Batik  ke dalam kata itu lagi adalah benar karena sesuai dengan teknik penerjemahan yaitu teknik borrowing (pure borrowing) dimana artinya penerjemahan yang dilakukan dengan meminjam kata atau ungkapan dari BSu.
Sama dengan perihal “Batik” , Kata “Meresek” juga tidak diterjemahkan ke dalam bahasa inggris karena Meresek juga merupakan bahasa budaya yang dikenal di Indonesia saja, dan menurut analisa saya penerjemahan ini juga dilakukan dengan teknik borrowing atau teknik meminjam kata atau ungkapan dari Bsu.


Analysis

The stone jump word after translated to The stone jump, according to my analysis, this word has been translated by Google translate using this word-for-word method is acceptable.
         
         The word Batik is not translated into English because Batik is a cultural language that is only known in Indonesia, according to my analysis google translate translated Batik words into the word again is true because in accordance with the technique of translation is the technique of borrowing (borrowing pure) where the word translation which is done by using a word or phrase from BSu.
         
      Similar to the subject of "Batik", the word “Meresek” is also not translated into English because it is also a cultural language known in Indonesia only, and according to my analysis this translation is also done by borrowing techniques or techniques of words or phrases from Bsu.

Rabu, 02 November 2016

Minggu, 30 Oktober 2016

Sumpah Pemuda (Tajuk Rencana)

Sumpah Pemuda

SUMPAH Pemuda lahir ketika bangsa ini tengah memperjuangkan kemerdekaannya. Ketika itu para pemuda ingin meneguhkan ikrar untuk menjadikan Indonesia sebagai negara merdeka. 

Keteguhan itu termaktub dalam pengakuan atas satu tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia. Jelas para pemuda yang berlatar belakang suku dan agama berbeda berkumpul pada Kongres Pemuda II pada 27-28 Oktober 1928 di Jakarta, mereka bertekad mendirikan negara Indonesia dalam satu di antara keanekaragaman bangsa ini. 

Pada akhirnya perjuangan tersebut bukan sekadar jargon saja, tetapi terwujud pada 17 Agustus 1945. Indonesia yang beraneka ragam suku, agama, dan kelompok bersatu dan berkomitmen menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar. 

Semangat Sumpah Pemuda harus terus menggelora di Tanah Air karena Sumpah Pemuda1928 adalah tonggak perjuangan bangsa ini mencapai kemerdekaan. Untuk saat ini tentu bukan lagi memperjuangkan kemerdekaan dari penjajahan, tetapi lebih pada mengisi kemerdekaan dengan pembangunan untuk menjadikan bangsa ini sebagai bangsa besar. 

Sudah menjadi tanggung jawab kita semua sebagai penerus untuk mengambil semangat Sumpah Pemuda dengan mengisi kemerdekaan ini dengan pembangunan. 

Tentu seiring dengan semangat Sumpah Pemuda, pembangunan yang dilakukan pun berdasarkan ragam perbedaan bangsa ini, tetapi memiliki satu tujuan. Baik pemuda Jawa, Batak, Papua, Bugis maupun lainnya harus punya satu tujuan untuk mengisi kemerdekaan ini dengan pembangunan. 

Pun mereka yang berbeda agama dan kelompok, jika masih mengaku sebagai bangsa Indonesia, harus tetap bahu-membahu membangun bangsa ini. Sumpah Pemuda mengajari kita bahwa keragaman atau perbedaan adalah kekuatan, bukan kelemahan atau bahkan senjata untuk saling menyerang. 

Namun, kenyataannya, bangsa ini justru mencederai cita-cita Sumpah Pemuda. Perbedaan dan keragaman yang semestinya menjadi kekuatan seolah justru menjadi kelemahan. 

Beberapa kelompok saling menyerang mengatasnamakan kelompok, golongan, atau bahkan agama. Bahkan ada pihak-pihak tertentu yang justru memanfaatkan keragaman dan perbedaan untuk memunculkan konflik. Antarkelompok sepertinya justru disibukkan dengan memperdebatkan siapa yang lebih baik dan siapa yang paling lemah. 

Ketika perjuangan kemerdekaan digelorakan, musuh terbesar adalah dari luar bangsa ini. Sekarang, saat bangsa ini telah merdeka, musuh terbesar justru dari dalam diri sendiri. Setiap zaman memang punya tantangan yang berbeda. Namun semangat yang dimiliki harus tetap sama. Perbedaan dan keragaman adalah semangat yang telah terbukti untuk menjadikan bangsa ini lebih baik. Sumpah Pemuda telah membuktikan bahwa perbedaan dan keragaman adalah kekuatan yang mahadahsyat bagi bangsa ini untuk menjadi bangsa yang besar. 

Siapa yang paling bisa untuk terus melanjutkan cita-cita Sumpah Pemuda adalah pemuda Indonesia itu sendiri. Telah terbukti bahwa pemuda adalah tonggak peralihan bagi bangsa ini untuk menjadi lebih baik sesuai dengan yang dicita-citakan. 

Pascakemerdekaan, pemuda bersatu untuk menggelorakan semangat baru pada 1966 atau yang disebut Orde Baru (Orba). Ketika rezim Orba dianggap telah menyeleweng dari cita-citanya, pada 1998 pemuda kembali bersatu melakukan reformasi. Semangat pada 1928, 1945, 1966, dan 1998 memiliki kesamaan persatuan atas perbedaan dan keragaman yang ada. 

Pemuda Indonesia telah terbukti sebagai agen perubahan dengan modal cita-cita pendahulunya. Perubahan zaman oleh bangsa ini telah membuktikan bahwa pemuda adalah sosok yang paling tepat untuk meneruskan cita-cita Sumpah Pemuda. 

Pemuda harus menempatkan posisi sebagai agen perubahan. Ketika bangsa ini terus dikoyak dengan persoalan korupsi, integrasi (mental), pemerataan pembangunan, dan persoalan lain, pemuda harus menjadi garda terdepan untuk mengatasinya. Pemuda Indonesia bisa melakukan ini karena pendahulu juga bisa melakukan ini asal tetap berpegang pada cita-cita Sumpah Pemuda, yaitu menjadikan perbedaan dan keragaman sebagai kekuatan, bukan kelemahan. 

Source : http://nasional.sindonews.com/read/1151096/16/sumpah-pemuda-1477705544/10

Minggu, 23 Oktober 2016

Tanpa Signal , ini dia desa terindah di indonesia (Tugas Jurnalistik 4)

Namanya Desa Wae Rebo. Letaknya di barat daya Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Desa Wae Rebo sangat simpel. Namun pemandangan alamnya luar biasa. Terletak pada ketinggan 1.200 meter di atas permukaan laut.

Bak surga di atas awan, pemandangan desa Wae Rebo berupa pegunungan. Di sana hanya ada 7 rumah adat dengan bentuk kerucut yang terbuat dari kayu dan beratap ilalang yang dianyam.
Jangan berharap ada signal HP di sini. Namun justeru karena itu, Desa Wae Rebo menjadi desa wisata tradisional yang menjadi situs warisan budaya dunia oleh UNESCO.
Tak banyak orang Indonesa yang tahu. Tak banyak orang Indonesia yang sudah ke sini. Desa wae Rebo emang menjadi pesona daya tarik wisatawan asing.
Selain rumah adat yang menjadi daya tarik, kehidupan masyarakatnya juga sangat menarik untuk diketahui.
Sebagian masyarakat bertani dan para perempuannya membuat tenun. Ada pula kebun kopi. Wisatawan yang berkunjung biaanya akan dihidangkan kopi khas Flores yang nikmat.Bagaimana Anda tertarik mengunjungi Desa Wae Rebo?





Sumber : http://citizen6.liputan6.com/read/2359223/tanpa-signal-ini-dia-desa-terindah-di-indonesia


Jumat, 07 Oktober 2016

Mewaspadai penggunaan boraks pada bubur ayam

    Pada umumnya makanan bubur ayam adalah makanan atau salah satu menu sarapan pagi yang digemari oleh kalangan masyarakat pada umumnya, Tapi perlu diwaspadai akan adanya boraks pada bubur ayam , gunanya boraks pada bubur ayam ini untuk memperoleh keuntungan dengan cara mengawetkan buburnya hingga bisa diperjualkan untuk keesokan harinya jika hari ini tidak habis, Berita mengenai adanya boraks pada bubur ayam ini baru ditayangkan sore hari ini di channel televisi Trans TV pukul 17:00 .

    Ternyata boraks sangat diminati oleh pedagang-pedagang kecil,tapi tidak semuanya pedagang kecil menggunakan boraks pada dagangannya , faktor penggunaan boraks adalah karena masalah ekonomi mereka yang kurang cukup. Dengan bermodal sedikit pedagang yang curang ini akan bermodalkan atau bertimbal balik dengan keuntungan yang lumayan tanpa berfikir panjang tentang dampak kesehatan bagi para konsumennya

   Boraks sendiri mengandung bahan-bahan yang telah dilarang oleh pemerintah sejak juli 1977 oleh kementrian kesehatan karena bahaya bagi kesehatan ,bagi hati dan ginjal dan banyak penyakit lainnya yang disebabkan oleh boraks apabila dikonsumsi berlebihan,tapi sekarang boraks adalah komponen yang diincar pedagang kecil untuk bahan makanannya atau bahan jualannya . Pedagang bubur ayam keliling yang sempat diliputi oleh stasiun televisi trans tv sempat menjelaskan bagaimana cara membuat buburnya dengan menggunakan bahan boraks,dan mengaku bahwa dia memang sengaja mencampurkan boraks kedalam bahan-bahan buburnya .


   Melihat kejadian tersebut kita harus lebih hati-hati dalam mengonsumsi bubur ayam yang akan kita beli dan makan ,memang tidak mudah membedakannya karena keduanya memiliki tekstur yang sama. cara membedakannya adalah untuk bubur yang dicampurkan boraks biasanya tekstur buburnya tidak akan berubah dalam jangka waktu tertentu ,masih akan tetap encer dan apabila bubur tersebut kita pegang dengan tangan kita akan terasa lengket seperti lem. Sedangkan bubur ayam yang tidak mengandung boraks tekstur buburnya akan mengental dan mengeras karena kandungan air nya akan menyatu dengan bubur dan jika kita pegang pun tidak akan terasa lengket .


  Semoga info yang saya berikan bermanfaat , dan agar bisa lebih mewaspadai adanya boraks dalam makanan yang akan kita konsumsi .

Sabtu, 01 Oktober 2016

5 Makanan Terbaik Khas Makassar







Bagi anda yang suka berwisata kuliner pasti tidak akan asing dengan 5 makanan terbaik khas Makassar ini...




1. Sop Saudara

    Sop saudara merupakan masakan khas berupa hidangan berkuah dengan bahan dasar daging sapi yang disajikan bersama bihun, perkedel kentang, jeroan sapi, dan telur rebus. Warga lokal biasa menyantap Sop Saudara dengan nasi putih dan ikan bolu (bandeng) bakar. Warung Sop Saudara yang paling terkenal adalah yang berlokasi di Jalan Irian, tidak jauh dari Pasar Sentral Makassar.

7 Kuliner Khas Makassar Yang Akan Membuat Anda Tak Ingin Pulang - Sop Saudara


2. Coto Makassar

Coto boleh jadi adalah kuliner khas Makassar yang paling terkenal. Coto Makassar berisi usus, hati, otak, dan daging sapi atau kuda yang dimasak dengan bumbu sereh, laos, ketumbar, jintan, bawang merah, bawang putih, garam yang sudah dihaluskan, daun salam, jeruk nipis, dan kacang. Pada umumnya orang menyantap Coto Makassar bersama ketupat. Tempat yang paling terkenal untuk menikmati makanan ini adalah Coto Nusantara yang berlokasi di Jalan Nusantara, persis di depan Terminal Peti Kemas Pelabuhan Makassar.


7 Kuliner Khas Makassar Yang Akan Membuat Anda Tak Ingin Pulang - Coto Makassar
3. Palumara
Palumara adalah masakan khas Makassar yang berbahan dasar ikan. Sup ini berkuah kuning dari bumbu kunyit dan memiliki cita rasa segar asam serta gurih bawang. Bahan bakunya adalah kepala kakap merah, namun tak jarang juga bahan ini diganti dengan ikan tongkol atau bandeng. Tempat makan Palumara yang paling terkenal adalah Palumara Mappanyukki yang berada di Jalan Andi Mapanyuki.


7 Kuliner Khas Makassar Yang Akan Membuat Anda Tak Ingin Pulang - Palumara Ikan


4. Barongko
Barongko adalah makanan penutup khas daerah Bugis-Makassar berupa kue pisang yang sangat lembut. Pisang yang menjadi bahan baku utamanya di olah sedemikian rupa, daging pisang dihaluskan bersama bahan yang lain seperti telur, gula, garam dan susu bubuk, lalu dibungkus memakai daun pisang berbentuk bungkusan pecal

Hasil gambar untuk barongko

5. Es pisang Hijau
Es pisang Hijau adalah hidangan khas dari kota aging mammiri, namun demikian hidangan ini cukup populer dibanyak daerah. Es ini terbuat dari pisang raja atau kepok, paduan pisang dan tepung beras ditambah bubur, sirop dan es serut membuat es ini benar-benar mengugah rasa. Cocok dinikmati saat udara panas. Jadi kata ijo itu bukan menunjukkan bahwa jajanan ini terbuat dari pisang hijau tetapi dari tepung pembungkusnya yang berwarna hijau dari daun pandan


Es Pisang Hijau




Berikut adalah 5 makanan khas makassar yang mendunia , dan bagi yang belum sempat mencoba harus mencobanya , semoga bermanfaat ....



sumber : http://www.hasbihtc.com/8-kuliner-khas-makassar-aneka-makanan-sulawesi.html
http://sibukforever.blogspot.sg/2012/06/7-makanan-khas-sulawesi-selatan.html